Negeri Di Ujung Tanduk
oleh Tere Liye
Di Negeri di Ujung Tanduk kehidupan semakin rusak, bukan karena orang jahat semakin banyak, tapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi. Di Negeri di Ujung Tanduk, para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan, bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan, tapi mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian. Tapi di Negeri di Ujung Tanduk setidaknya, kawan, seorang petarung sejati akan memilih jalan suci, meski habis seluruh darah di badan, menguap segenap air mata, dia akan berdiri paling akhir, demi membela kehormatan.

Resensi pembaca
Membaca buku ini sensasinya sama dengan menonton film. Action yang ditampilkan tidak kalah dengan pendahulunya, Negeri Para Bedebah. Sebagai pembaca, kita masih diajak menelusuri kisah Thomas yang bisa dibilang konfliknya sudah 'level up'. Lucunya, walau fiktif, masalah yang kita baca terasa relate dengan carut marut di sekitar kita, cocoklah sebagai bacaan 'santai' 🤣
Lihat detail & pinjam gratis di Perpustakaan Galih House
Buku lain di rak
- Badut Oyen
- 1984
- Terapi Hati (Agar Hati Sehat Tak Mudah Berkarat)
- Bahagia BEBAS OVERTHINKING
- Aku Banyak Bertanya Prof. Ensto Menjawab Bunga & Pohon
- Dompet Ayah Sepatu Ibu
- Zen
- Merindu Baginda Nabi
- Sweet Billionaire
- Frieren : After the End 10
- The Art of Solitude Ed. Inggris
- Manajemen Operasi (Operations Management): Manajemen Keberlangsungan dan Rantai Pasokan (Edisi 11)
Beranda Perpustakaan Galih House · pinjam buku gratis di Bekasi