Bia dan Kapak Batu
oleh INTAN ANDARU
Paskalina, Kosmas, dan Urbanus lahir di tengah pergeseran budaya tanah Papua. Saat tumang sagu dan ikan digantikan oleh kantong beras dan mi instan. Saat patung-patung sakral sudah bernilai mata uang. Saat busung lapar dan sarampa merenggut nyawa anak-anak kampung. Orang-orang berkulit terang datang membawa pandangan baru bagi Paskalina dan Kosmas. Karena beranggapan bahwa mereka jauh tertinggal, Paskalina dan Kosmas merasa harus berlari mengejar para pendatang. Namun, berbeda dengan kedua kawannya, Urbanus justru memilih tinggal di kampung. Saat Kosmas terbang ke ibu kota dan Urbanus berdiam

Lihat detail & pinjam gratis di Perpustakaan Galih House
Buku lain di rak
- Kerajaan hati
- Panduan Perjalanan Haji untuk Perempuan
- Pacar Halal
- Muhasabah Cinta Seorang Istri
- The Journeys 3, yang melangkah dan menentukan
- JANGAN MEMBUAT MASALAH KECIL JADI MASALAH BESAR
- Salvation of a Saint: Dosa Malaikat
- Madicken dan Lisabet
- GARIS WAKTU (Non TTD dan Non Bantal Quote)
- Rindu
- Mahar Untuk Maharani
- Etika Bisnis dan Profesi
Beranda Perpustakaan Galih House · pinjam buku gratis di Bekasi